Ekspor & Investasi Kuatkan Ekonomi Indonesia - Anti Isu

Breaking

Friday, September 7, 2018

Ekspor & Investasi Kuatkan Ekonomi Indonesia

Ekspor & Investasi Kuatkan Ekonomi Indonesia

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa untuk menstabilkan kembali defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yaitu dengan kinerja ekpor dan investasi dalam negeri harus lebih digalakan kembali. Sebab, CAD saat ini sudah mencapai 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan bahwa defisit transaksi berjalan pada kuartal II-2018 tercatat sebesar USD 8 miliar. Angka tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya sebesar 1,96 persen dan juga lebih besar dibandingkan dengan kuartal I-2018 yang hanya sebesar 2,2 persen dari PDB atau USD 5,5 miliar.

"Perlu juga saya ingatkan kepada kita semua, dua hal penting yakni ekspor dan investasi ini akan menguatkan ekonomi kita," kata Jokowi saat ditemui di Indonesia Kendaraan Terminal, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/9).

Mantan Wali Kota Solo ini menekankan, tanpa kedua hal tersebut, jangan harap dapat menyelesaikan masalah fundamental ekonomi yang kuat seperti harapan.

"Kalau itu bisa kita lakukan, dengan ekspor devisa meningkat dan neraca perdagangan akan semakin stabil dan membaik," kata dia.

Kepala negara ini juga berharap agar CAD ini bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Oleh karenanya, sejumlah langkah yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk menutupi defisit transaksi berjalan, seperti halnya penerapan B20.

"Pertama telah kita proses dan ini sudah berjalan. Mengenai B20 ini akan mengurangi impor minyak. Kemudian kalau CPO kita pakai sendiri atau B20, artinya suplai ke pasar akan menjadi turun, sehingga kita harapkan harga CPO kita naik," jelas Jokowi.

Kemudian, pemerintah juga telah berupaya menggenjot penggunaan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam berbagai proyek sehingga dapat mengurangi impor USD 2-3 miliar.
"Yang kedua TKDN, selalu saya sampaikan baik kepada Kementerian, swasta, BUMN, agar pemakaian itu diperhatikan agar kita bisa memakai semua komponen dalam negeri, ini akan ada penghematan," pungkas Jokowi

No comments:

Post a Comment

Pages