Tarif LRT Hanya Rp 12.000. Masyarakat Diharap Gunakan Transportasi Umum - Anti Isu

Breaking

Friday, October 19, 2018

Tarif LRT Hanya Rp 12.000. Masyarakat Diharap Gunakan Transportasi Umum

Tarif LRT Hanya Rp 12.000. Masyarakat Diharap Gunakan Transportasi Umum
Pemerintah akan menerapkan tarif Light Rail Transit (LRT) Jabodebek sekitar Rp 12 ribu. Dengan tarif tersebut, diharapkan membuat masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke transportasi massal.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menuturkan, dengan tarif sebesar ini, masyarakat yang dilewati rute LRT bisa menghemat pengeluarannya untuk transportasi. Contohnya, masyarakat yang tinggal di wilayah Cibubur.

"Nanti LRT kita terapkan tarifnya hanya Rp 12 ribu. Padahal tarif komersialnya Rp 25 ribu. Yang Rp 12 ribu ditanggung oleh pemerintah. Dia dari cibubur naik taksi bisa Rp 200 ribu. Naik bus bolak balik bisa Rp 50 ribu. Ini cuma Rp 12 ribu," ujar dia di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Budi mengungkapkan, murahnya tarif LRT ini merupakan bentuk insentif atau imbalan bagi masyarakat yang mau menggunakan transportasi umum.

Hal tersebut sama seperti saat masyarakat menggunakan mode transportasi umum lain seperti kereta, maka cukup membayar dengan tarif yang murah, ketimbang menggunakan kendaraan pribadi.

"Imbalan tidak selalu diberikan dengan uang, dengan dia menikmati udara yang semakin segar itu imbalan. Bisa lebih cepat, dengan naik kereta. Naik mobil 3 jam, naik kereta dari BSD cuma setengah jam,” ujar Budi.

"Jadi even pemerintah harus bayar subsidi, kita bayar subdisi yang besar untuk angkutan kereta Jabodetabek ratusan miliar untuk supaya insentif untuk masyarakat untuk berpindah dari angkutan individu ke massal. Kita secara intensif membangun MRT, LRT," tambah dia.

Selain tarif yang lebih murah, lanjut Budi, imbalan lain yang diterima masyarakat jika menggunakan transportasi umum yaitu udara yang lebih segar. Sebab, dengan menggunakan LRT, masyarakat ikut menekan tingkat polusi udara.

"Jadi saya pikir ada yang riil dia dapat insentif, ada yang tidak riil berupa lingkungan yang bersih. Kemarin waktu ganjil genap co2 turun 20 persen. Itu berarti kita ngurangi makan racun," kata dia.

No comments:

Post a Comment

Pages