Sebut Propaganda Rusia, Jokowi: Bukan Urusan Negara - Anti Isu

Breaking

Thursday, February 7, 2019

Sebut Propaganda Rusia, Jokowi: Bukan Urusan Negara

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menanggapi terkait pidato kampanyenya yang menyebut ada timses yang menggunakan 'propaganda Rusia'.

Istilah 'propaganda Rusia' itu menurut Jokowi adalah bukan urusan negara tetapi terminologi dari artikel RAND Corporation yang berjudul 'The Russian 'Firehouse of Falsehood' Propaganda model pada 2016.



"Iya ini kita tidak bicara mengenai negara, bukan negara Rusia, tapi terminologi dari artikel di RAND Corporation. Sehingga ya memang tulisannya seperti itu, bahwa yang namanya semburan kebohongan. Semburan dusta, semburan hoaks itu bisa mempengaruhi dan membuat ragu dan membuat ketidakpastian," kata Jokowi di Jakarta Selatan, Selasa 5 Februari 2019.

Biasanya, kata Jokowi, pernyataan tersebut dipakai untuk negara-negara yang tanpa dukungan data pasti. Dia pun menegaskan pernyataannya bukan urusan negara.

"Sekali lagi ini bukan urusan negara kita Indonesia dan Rusia, bukan. Saya dengan Presiden Putin sangat-sangat baik hubungannya," tegas Jokowi.

Sebelumnya, saat menghadiri deklarasi Forum Alumni Jatim di Tugu Pahlawan Surabaya Jawa Timur, Sabtu 2 Februari 2019, Jokowi ingin kontestasi Pilpres 2019 diisi dengan cara berpolitik yang mendidik dan memberikan edukasi positif kepada masyarakat.

Namun, kenyataannya dalam pesta demokrasi ini masih banyak bertebaran hoaks dan fitnah di media sosial.

"Cara berpolitik yang penuh etika, tata krama, penuh keadaban, sopan, dan santun," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, banyaknya hoaks yang bertebaran di medsos karena adanya tim sukses (timses) yang melakukan propaganda ala politik Rusia. Propaganda itu disebut untuk menyebarkan fitnah dan hoaks kepada masyarakat.

No comments:

Post a Comment

Pages