Beredar Isu Bahwa Jokowi Akan Menghapus Pendidikan Agama di Indonesia - Anti Isu

Breaking

Wednesday, March 20, 2019

Beredar Isu Bahwa Jokowi Akan Menghapus Pendidikan Agama di Indonesia

Kubu oposisi kembali menebar fitnah untuk menjatuhkan Jokowi dengan melontarkan isu pendidikan agama di Indonesia dihapuskan. Namun hal tersebut tentu bertolak belakang dengan hal yang dilakukan di era pemerintahan Jokowi.



Dalam empat tahun terakhir, Ditjen Pendidikan Islam Kemenag justru terus berupaya meningkatkan akses dan mutu pendidikan agama dan keagamaan. Banyak program afirmatif yang dilakukan.

Keberadaan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) misalnya. Sebagai madrasah unggulan terus dikembangkan hingga jumlahnya semakin banyak dan tersebar di berbagai provinsi.

"Pesantren salafiyah dan ma'had aly (perguruan tinggi di pesantren) juga kita rekognisi dalam bentuk penyetaraan atau muadalah. Pemerintah juga siapkan RUU Pesantren untuk memberikan afirmasi dan rekognisi bahkan fasilitasi pada tradisi dan kekhasan keilmuan di pesantren," ujar dia.

Dia menambahkan, bahkan sarana prasarana pendidikan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN) maju pesat. 58 PTKIN, semuanya memiliki gedung perkuliahan baru.

Kamaruddin melanjutkan, penguatan pendidikan agama dan keagamaan intinya telah banyak dilakukan Kemenag. Tidak hanya fisik, penguatan itu juga dilakukan pada aspek pengembangan SDM (beasiswa), kurikulum maupun penguatan proses belajar mengajar.

"Saya justru optimis, pendidikan agama ke depan di Indonesia akan semakin kuat dan berkualitas," tandasnya.

No comments:

Post a Comment

Pages